BAB
1 PENDAHULUAN
1.1
Latar belakang
Teknologi selalu berkembang pesat seiring dengan perkembangan
zaman , kita sangat terbantu dengan kehadiran komputer dan internet yang
mengunkinkan kita mendapat informasi dari seluruh dunia kini dengan internet
kita tidak hanya mendapatkan informasi tetapi kita juga bisa mempermudah
kegiatan kita sehari-hari dengan bantuan internet yaitu dengan teknologi
internet of thing atau yang biasa di sebut Iot dengan internet of thing kita
dapat membuat alat menyiram tanaman otomatis berdasarkan jadwal dan
kelembapan tanah dan masih banyak lagi alat yang kita bisa buat dengan
memanfaatkan teknologi internet of thing
1.2
Ruang lingkup
Penulis mengambil ruang lingkup pengertian internet of
thing(iot), kegunaan internet of thing(iot) dalam kehidupan
sehari-hari, kelebihan dan kekurangan internet of thing(iot),cara kerja
internet of thing(iot),pengimpletaikan internet of thing(iot)
1.3 Rumusan Masalah
Secara
umum rumusan masalah pada karya imiah ini sebagai berikut
1.cara
kerja internet of thing
2.kelebihan
dan kekurangan internet of thing
3.apa
saja impentasi dari teknologi internet of thing
1.4Tujuan
1. Bagi penulis
Makalah ini di susun untuk bisa gunakan untuk menambah
pengetahuan masyarakan tentang teknologi internet of thing
2. Bagi pembaca
Agar
pembaca mengetahui lebih dalam tentang teknologi internet of thing dan bisa
mengimpletasikan ilmu yand di dapat dari makalah ini ke masyarakat
3. Bagi masyarakat
Agar
masyarakat mengenal teknologi internet of thing dan bisa menggunakan ilmu yang
di dapat dari makalah ini
1.5
Metodelogi penelitian
Data
yang ada di dalam tulisan ilmiah ini di ambil dari atrikel yang ada di internet
dengan membertimbangkan
BAB2
LANDASAN TEORI
Internet
of thing atau yang di sebut juga Iot adalah sebuah konsep sebuah konsep yang
bertujuan untuk memperluas manfaat dari konektivitas internet yang tersambung
secara terus-menerus. Adapun kemampuan seperti berbagi data, remote control,
dan sebagainya, termasuk juga pada benda di dunia nyata. Pada dasarnya,
Internet of Things mengacu pada benda yang dapat diidentifikasikan secara unik
sebagai representasi virtual dalam struktur berbasis Internet
2.1Cara
kerja
Cara
Kerja Internet of Things yaitu dengan memanfaatkan sebuah argumentasi
pemrograman yang dimana tiap-tiap perintah argumennya itu menghasilkan sebuah
interaksi antara sesama mesin yang terhubung secara otomatis tanpa campur
tangan manusia dan dalam jarak berapa pun.Internetlah yang menjadi penghubung
di antara kedua interaksi mesin tersebut, sementara manusia hanya bertugas
sebagai pengatur dan pengawas bekerjanya alat tersebut secara langsung.
Tantangan
terbesar dalam mengkonfigurasi Internet of Things ialah menyusun jaringan
komunikasinya sendiri, yang dimana jaringan tersebut sangatlah kompleks, dan
memerlukan sistem keamanan yang ketat. Selain itu biaya yang mahal sering
menjadi penyebab kegagalan yang berujung pada gagalnya produksi.
2.2Karakteristik
1.Kecerdasan
· Kecerdasan intelejensi dan kontrol automatisasi di saat ini
merupakan bagian dari konsep asli Internet of Things . Namun, perlu dilakukan
riset yang lebih mendalam lagi di dalam penelitian konsep Internet of Things
dan kontrol automatisasi agar pada masa depan Internet of Things akan menjadi
jaringan yang terbuka dan semua perintah dilakukan secara auto - terorganisir
atau cerdas ( Web , komponen SOA )
, obyek virtual ( avatar ) dan dapat dioperasikan dengan mudah , bertindak
secara independen sesuai dengan konteks , situasi atau lingkungan yang dihadapi
.
2.Arsitektur
· Arsitektur Internet Of Things terdiri atas beberapa jaringan
dan sistem yang kompleks serta sekuriti yang sangat ketat , jika ketiga unsur
tersebut dapat dicapai , maka kontrol automatisasi di dalam Internet Of Things
dapat berjalan dengan baik dan dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama sehingga
mendapatkan profit yang banyak bagi suatu perusahaan , namun dalam membangun
ketiga arsitektur itu banyak sekali perusahaan pengembang IOT yang gagal ,
karena dalam membangun arsitektur itu membutuhkan waktu yang lama serta biaya
yang tidak sedikit.
3.Faktor
Ukuran, Waktu dan Ruang
· Di dalam membangun Internet Of Things para engineer harus
memperhatikan ketiga aspek yaitu : Ukuran , ruang , dan waktu. Dalam
melakukan pengembangan IOT faktor Waktu yang biasanya menjadi kendala.Biasanya
dibutuhkan waktu yang lama karena menyusun sebuah jaringan kompleks di dalam
IOT tidak lah mudah dan tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang.
BAB3
ANALISIS
3.1Pembagian Internet of Things/M2M
Peta
Pembagian Sektor oleh Beecham Research's
Diagram
di atas merupakan diagram M2M/IoT yang di kemukakan oleh Beecham Research's dengan
sektor yang sangat luas yang dibagi menjadi 9 bagian.
Sektor Pembangunan
Sektor
Pembangunan ini diatur dalam Komersial / Kelembagaan, meliputi toko-toko dan
supermarket, gedung perkantoran dan departemen pemerintah, dan segmen industri,
meliputi bangunan pabrik, dan perumahan. Perangkat yang kemudian dapat
dihubungkan untuk memberikan pelayanan kepada pengguna termasuk HVAC,
kontrol akses, manajemen pencahayaan,sensor kebakaran, sistem keamanan dan
lain-lain yang berada di gedung-gedung dan fasilitas di kedua segmen. Layanan
ini dibangun untuk mengotomatisasi dan bereaksi terhadap kondisi lingkungan.
Sektor Energi
Sektor
Energi diatur ke dalam tiga segmen pasar:
1.
Pasokan / Permintaan, yang meliputi
pembangkit listrik, transmisi / distribusi, kualitas daya dan manajemen
energi. Meliputi pembangkit listrik dari sumber-sumber tradisional - bahan
bakar fosil, hidro dan nuklir.
2.
Alternatif, meliputi sumber baru
termasuk sumber energi terbarukan seperti cahaya, angin, pasang serta elektrokimia.
3.
Minyak / Gas, yang terdiri dari
aplikasi dan perangkat yang digunakan untuk mengekstrak dan mengangkut
komoditas ini.
4.
Meliputi rig, derek, kepala sumur,
pompa dan pipa.
Sektor Rumah Tangga
Sektor
rumah tangga saat ini beragam dan cepat berubah, disusun dalam tiga segmen
pasar:
1.
Infrastruktur, meliputi kabel, akses
jaringan dan manajemen energi rumah
2.
Kesadaran / Keamanan, meliputi
keamanan dan alarm kebakaran rumah, pemantauan lansia (tidak klinis) dan
anak-anak.
3.
Kenyamanan / Hiburan, meliputi
pengendalian iklim, manajemen pencahayaan, peralatan dan hiburan
Oleh
karena itu sektor ini sekarang mencakup eReaders, photoframes Digital, Game
konsol serta Cincin / pengering dan Alarm Rumah.
Sektor Kesehatan
Sektor
kesehatan meliputi telemedicine, rumah jompo, dan perawatan kesehatan di rumah
termasuk pemantauan jarak jauh. Misalnya alat pacu jantung jantung ditanamkan
untuk orang tua (klinis). Aplikasi ini memberdayakan pasien dan dokter sama untuk
melakukan penelitian yang lebih baik dan pilihan pengobatan. Sektor ini
kemudian juga melacak peralatan Lab, seperti sentrifus, inkubator, freezer dan
peralatan tes darah. Ini mencakup segmen berikut:
2.
Dalam vivo(berasal dari Spanyol: vivo[vivo, "hidup"]) /
rumah meliputi Implan (pacu jantung, dll), Sistem Pemantauan Rumah.
3.
Penelitian yang meliputi Penemuan
Obat, Diagnostik dan peralatan Lab.
Sektor Industri
Sektor
Industri mencakup pemantauan dan pelacakan aset, yang melibatkan pemantauan
diskrit aset atau perangkat untuk memastikan kinerja uptime, kontrol versi, dan
analisis lokasi untuk berbagai proses industri pabrik. Proses ini tersegmentasi
sebagai berikut:
1.
cairan
2.
Konversi / Diskrit meliputi tank,
fabrikasi, perakitan / kemasan.
3.
Distribusi meliputi infrastruktur /
rantai persediaan.
4.
Sumber Otomasi meliputi pertanian,
irigasi, pertambangan, gudang, pabrik / tanaman.
Sektor Transportasi
Sektor
Transportasi dibagi menjadi tiga segmen utama:
1.
Kendaraan. Ini termasuk kendaraan telematika, pelacakan dan komunikasi dengan
mobil, truk dan trailer. Kendaraan telematika kemudian memungkinkan layanan
seperti navigasi, diagnostik kendaraan, dan pencarian kendaraan yang dicuri.
Daerah yang berhubungan dengan kendaraan lainnya termasuk off-highway (misalnya
konstruksi, pertanian)
2.
Non-Kendaraan. Transportasi
non-kendaraan termasuk pesawat, kereta api, kapal / perahu dan kontainer
3.
Sistem Transportasi. Transportasi
Sistem mencakup layanan informasi untuk penumpang , skema pembayaran jalan,
skema parkir, terutama di kota-kota.
Sektor Perdagangan
Sektor
perdagangan yang meliputi sistem jaringan dan perangkat yang memungkinkan
pengecer untuk memiliki peningkatan visibilitas rantai pasokan, konsumen dan
mengumpulkan informasi produk, meningkatkan kontrol persediaan, mengurangi
konsumsi energi, dan penelusuran aset dan keamanan. Ini termasuk angka
penjualan peralatan, Mesin penjual (makanan / minuman, rokok, produk bernilai
tinggi seperti CD),alat pembayaran parkir, Peralatan (pompa bensin, pencuci /
pengering, pendingin, pembersih mobil) Layanan, Hiburan (mesin game, sistem
suara) dan Signage / tampilan (billboard, display) serta sistem RFID (penandaan
barang), dll. Sektor ini dibagi menjadi tiga segmen utama:
1.
Toko, meliputi supermarket, pusat
perbelanjaan, serta situs toko tunggal dan pusat distribusi.
2.
Perhotelan meliputi hotel, restoran,
bar, kafe dan klub.
3.
Khusus meliputi SPBU, game, bowling,
bioskop, konser, balap, dan pameran.
Sektor Keamanan
Sektor
Keamanan Publik sangat luas dan dibagi menjadi lima segmen:
1.
Layanan darurat, meliputi polisi,
pemadam kebakaran, jasa ambulans serta kerusakan mobil dan layanan pengaturan.
Ini termasuk instalasi unit gawat darurat.
2.
Infrastruktur Publik, meliputi
pemantauan lingkungan termasuk dataran banjir, instalasi pengolahan air. Hal
ini berkaitan dengan iklim dan meteorologi.
3.
Pelacakan meliputi manusia (pekerja
mandiri, parolees, dll), hewan, pengiriman dan pos, kemasan dan pelacakan
bagasi.
4.
Peralatan meliputi senjata militer,
kendaraan militer, kapal, pesawat dan peralatan lainnya.
5.
Pengawasan, meliputi pengawasan
tetap (CCTV, Kamera Kecepatan) serta keamanan
militer dan radar / satelit.
Sektor Teknologi dan Jaringan
Sektor
ini dibagi menjadi dua segmen utama:
1.
Jaringan perusahaan, meliputi
peralatan kantor seperti mesin fotokopi, printer, mesin cap serta pemantauan
jarak jauh PBXs, IT / komponen pusat data dan komponen jaringan pribadi.
2.
Jaringan publik termasuk
infrastruktur pembawa seperti menara selular, pusat data publik, sistem pasokan
listrik dan penyejuk ruangan. Kategori ini berbeda dari manajemen fasilitas di
sektor pembangunan.
3.2Contoh aplikasi internet of thing
dalam kehidupan
1.Memonitor Bayi
dengan Kimono Cerdas
Sekilas, kimono bernama Mimo ini tampak seperti baju bayi pada
umumnya. Hanya saja, hiasan berbentuk kura-kura yang terdapat padanya mampu
mengirim data ke receiver berwujud bunga teratai, yang kemudian
mengirimkan informasi ke aplikasi iOS atau Android via koneksi Internet.
Kimono ini mampu memonitor
napas, posisi tubuh, aktivitas tidur, dan temperatur kulit bayi yang dapat Anda
lacak secara real-time via aplikasi khusus pada ponsel. Satu
lagi, karena terdapat mikrofon pada aksesori kura-kura tadi, Anda juga dapat
mendengar suara di sekitar bayi.
2.Sepeda Pintar yang Mampu Merekomendasikan Rute
Sepeda adalah salah satu
peralatan olah raga yang tepat disandingkan dengan IoT. Vanhakws, perusahaan
rintisan asal Toronto, Kanada, melihat ini sebagai peluang besar. Mereka
merancang connected bicycle buat pengendara urban. Proyek Kickstarter ini memikat begitu banyak netizen
hingga mendulang crowdfunding senilai US$ 820 ribu atau sekitar Rp
11,3 miliar.
Sepeda bernama Valour ini dilengkapi general positioning system atau GPS dan beragam sensor serta
koneksi Wi-Fi dan Bluetooth untuk memudahkan berkomunikasi dengan ponsel atau
jam pintar. Valour dapat mendeteksi kendaraan yang ada di blindspot pengendara
untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan.
Selain itu, setiap digunakan, sepeda ini akan merekam
data perjalanan. Misalnya, apakah ada lubang pada rute yang dilewati. Pada sesi
bersepeda berikutnya, Valour, sepeda premium yang dijual dengan harga mulai
dari US$ 1.249 (sekitar Rp17,2 juta) dapat merekomendasikan rute yang lebih
nyaman untuk dilewati.
3.Menyiram Tanaman Secara Otomatis
Alat penyiram tanaman
otomatis sudah tersedia sejak lama. Berbeda dengan yang sudah ada, sistem
bernama OpenSprinkler ini lebih pintar karena tidak hanya
mampu menyiram tanaman sesuai jadwal. Ini juga berdasarkan kondisi kelembapan
tanah. Akibatnya, penggunaan air jadi lebih efisien. OpenSprinkler, yang
dikembangkan oleh mantan editor Wired, Chris Anderson, dan Rui Wang ini,
terhubung ke internet via Ethernet atau Wi-Fi.
Jika Anda suka ngoprek dan mencari sistem penyiraman tanaman
pintar buat di rumah, OpenSprinkler tersedia dalam paket DIY (Do It Yourself). Atau
jika tidak mau repot, terdapat juga alat siap pakai yang dibangun dengandevelopment board Arduino dan Raspberry Pi.
4.Colokan Listrik Pintar
Colokan pintar, atau smart plugs dengan koneksi Wi-Fi ini menjadi
perantara antara colokan biasa di rumah Anda dengan peralatan rumah tangga
seperti oven atau lampu. Alat ini bisa digunakan utuk menyalakan atau mematikan
sambungan listrik lewat aplikasi ponsel dari mana saja, asalkan dalam jangkauan
Internet.
Beberapa colokan pintar bahkan mampu memonitor berapa
daya yang digunakan. Anda pun dapat menghemat energi, yang ujung-ujungnya
menekan biaya. Walaupun pada awalnya Anda harus boros, karena investasi untuk
membeli colokan pintar ini tidak murah. Sekadar informasi, alat ini dijual
dengan kisaran harga 50 dolar AS (Belkin WeMo
Switch) hingga 160 dolar AS (Plugwise Home
Start). Jika tertarik membuat colokan pintar sendiri, Anda bisa
melihat proyek DIY ini.
5.Sistem Peringatan Bencana
Suka merasa was-was saat
meninggalkan rumah? Mungkin sudah saatnya Anda memasang alat seperti Ninja Sphere. Alat ini merupakan hub yang
dapat tersambung dengan bermacam sensor dan alat pintar buatan brand lain, seperti sensor suhu,
sensor gerakan, lampu pintar, colokan pintar, dan banyak lagi.
Ninja Sphere, yang terhubung ke Internet lewat Wi-Fi
ini, mampu menarik data dari sensor yang berada dalam jaringan rumah.
Contohnya, suhu luar dan dalam ruangan. Ketika ada lonjakan suhu secara
mendadak, Anda akan mendapat notifikasi via aplikasi ponsel. Anda pun dapat
menghubungi tetangga atau pihak yang berkepentingan untuk melakukan pengecekan
sebelum terlambat. Alat ini dijual dengan harga US$ 250 dolar AS atau sekitar
Rp 3,5 juta.
Anda dapat membangun sendiri sistem peringatan dini di
rumah secara DIY dengan memanfaatkan CISECO, Libelium Waspmote, RasWIK, atau PiCrust.
Selain bisa menekan biaya, Anda dapat memasang sensor-sensor pada posisi yang benar-benar membutuhkan pengawasan.
3.3Kelebihan
Dengan internet of thing apapun yang kita lakukan akan
menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien. kita dapat mengetahui dan mendeteksi
penggunanya dimana saja. sebagai contoh seperti barcode , dengan barcode kita
dapat mengetahui mana produk yang lebih di gemari oleh orang banyak serta dapat
mengetahui apa saja barang yang harus lebih banyak di produksi atau di kurangin
jumlah produksinya, dengan barcode kita tidak perlu susah payah menghitung
secara manual
3.5
Kekurangan
Keamanan perangkat internet of thing masih sangat kurang
sebuah penelitian yang di lakukan HP security research menemukan bahwa 70%
perangkat internet of thing dapat di kategorikan heckable alias mudah di retas.
Penelitian ini mengobservasi 10 macam perangkat internet of thing, seperti
smart TV, webcam, dan thermostat. Setiap perangkat tersebut di indfikasi
mempunyai 25 titik kelemahan.selain itu biaya yang sangat mahal sering kali
menjadi penyebab gagal produksi
Bab4
Kesimpulan dan Saran
Internet of thing bisa menjadi teknologi yang sangat
membantu di kehidupan manusia,tetapi teknologi ini masih mempunyai banyak
kekurangan mulai dari system keamanannya hingga mahalnya biaya produksi karena
itu teknologi ini masih perlu di kembangakan lebih jauh lagi sehingga nantinya
teknologi ini dapat berperan besar dalam kehidupan manusia yang akan datang
Bab
5 Daftar pusaka
http://daily.oktagon.co.id/lima-impelementasi-internet-of-things-dalam-kehidupan-sehari-hari/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar