DaBlog

Rabu, 09 November 2016

IMPLEMENTASI E-SERVICE PADA BIG DATA






MUHAMMAD FAISAL RAMLI
1151600039




                                                                  Kata Pengantar          
 Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Abstrak
E-service adalah teknologi yang memudahkan konsumen/pengguna dalam menggunakan suatu layanan dan produsen bias mengamati langsung para konsumen.dan big data adalah suatu  himpunan data (data set) dalam jumlah yang sangat besar, rumit dan tak terstruktur sehingga menjadikannya sukar ditangani apabila hanya menggunakan perkakas manajemen basis data biasa atau aplikasi pemroses data tradisional belaka.dan e-service tidak bias di lepaskan dengan big data












BAB1
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Dalam dunia bisnis dalam pemerintahan e-service memudahkan para konsumen untuk menggunakan layanan yang di beri oleh produsen dan para produsen menyimpan data tentang konsumen untuk di olah,di analisa dan di lindungi dan di manfaatkan semaxsimal mungkin.Big data sendiri adalah media penyimpanan yang menawarkan ruang yang tak terbatas serta kemempuan untuk memperoses data tersebut dengan sangat cepat,hal ini sangat penting untuk ke majuan produsen itu sendiri


1.2   Rumusan Masalah
1.pengertian big data dan e-service itu sendiri
2.macam macam e service dan big data
3.kekurangan dan kelebihan e service
4.contoh implementasi e-service pada big data
1.3 Tujuan
            1.mengetahui  tentang big data dan e-service
            2.implentasi e-service pada big data
1.4 Manfaat
            1. memberi tau kepada pembaca tentang  e-servise dan big data
1.5 Ruang lingkup
Menjelaskan tentang e-service dan big data kekuntungan dan kerugian e service dan contoh implentasinya



BAB2
LANDASAN TEORI


2.1 E-service
               E-service merupakan suatu sistem layanan elektronik. Sistem layanan ini dapat berupa e-commerce (jual beli secara online), e-government (pelayanan publik melalui internet yang diselenggarakan oleh pemerintah), e-library (layanan perpustakaan dijital), maupun e-ticket (layanan pembelian tiket secara elektronik). Pada awalnya, suatu layanan bersifat mandiri dan tidak terhubung ke jaringan. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan kemajuan internet, konsep layanan mulai berubah, dari yang tidak berbasisweb, menjadi berbasis web.
            E-Service berkembang menjadi suatu layanan yang melibatkan 2 pihak, penyedia dan pemakai. Misalnya: layanan perpustakaan, layanan belanja toko online, layanan pemerintahan, dll. Hingga saat ini, e-service bukan hanya layanan antara 2 pihak, tetapi banyak pihak. Contoh: dhlgate yang menjual berbagai produk. Situs ini dikelola oleh pihak yang tidak menjual barang. Penjual barang akan mendaftarkan dirinya di situs tersebut, untuk kemudian dapat menjual dagangannya. Pihak ketiga adalah pembeli yang berminat untuk membeli produk. Pihak keempat adalah pengiriman yang telah bekerjasama dengan pihak pengelola situs untuk dapat mengirimkan barang sesuai dengan pesanan. Pihak kelima adalah bank atau jasa yang bertugas untuk pembayaran produk. Kelima pihak saling membutuhkan satu dengan lainnya.

2.2 Big Data
Big Data adalah sebuah sistem teknologi yang diperkenalkan untuk menanggulangi 'ledakan informasi' seiring dengan semakin bertumbuhnya ekosistem pengguna perangkat mobile dan data internet. Pertumbuhan perangkat mobile dan data internet ternyata sangat mempengaruhi perkembangan volume dan jenis data yang terus meningkat secara signifikan di dunia maya.

Berbagai jenis data, mulai data yang berupa teks, gambar atau foto, video hingga bentuk data-data lainnya membanjiri sistem komputasi. Tentunya hal ini perlu jalan keluar. Dan Big Data adalah solusi yang kerap digaungkan beberapa waktu belakangan ini.

Sejatinya hingga saat ini belum ada definisi resmi dari istilah Big Data. Akan tetapi kemunculnya memang dianggap solusi dari fakta yang menunjukkan bahwa pertumbuhan data dari waktu ke waktu telah melampaui batas kemampuan media penyimpanan maupun sistem database yang ada saat ini.

Sementara itu IBM di situs resminya mendefinisikan Big Data ke dalam tiga istilah yaituvolume , variety , dan velocity. Volume di sini berkaitan dengan ukuran media penyimpanan data yang sangat besar atau mungkin tak terbatas. Sementara variety berarti tipe atau jenis data yang dapat diakomodasi. Sedangkan velocity dapat diartikan sebagai kecepatan proses.

Dengan begitu, Big Data dapat diasumsikan sebagai sebuah media penyimpanan data yang menawarkan ruang tak terbatas, serta kemampuan untuk mengakodasi dan memproses berbagai jenis data dengan sangat cepat.

Di sektor bisnis Big Data, Google bisa dikatakan sebagai pelopor. Perusahaan yang berbasis di Mountain View, California itu di tahun 2006 sempat memperkenalkan Google Bigtable. Bigtable merupakan sistem database berskala besar dan cepat yang digunakan Google untuk mengolah berbagai jenis data dari berbagai layanan, termasuk data dari layanan mesin pencari berbasis internet milik mereka.


2.3 Macam Macam E-service
1. e-commerce: adalah penyebaran, pembelian, penjualan, pemasaran barang dan jasa melalui sistemelektronik seperti internet atau televisi, www, atau jaringan komputer lainnya. E-commerce dapat melibatkan transfer dana elektronik, pertukaran data elektronik, sistem manajemen inventori otomatis, dan sistem pengumpulan data otomatis.

2. e-governmen: penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan. e-government dapat diaplikasikan pada legislatif, yudikatif, atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi 

3. e-library  : dalah suatu perpustakaan yang menyimpan data baik itu buku (tulisan), gambar, suara dalam bentuk file elektronik dan mendistribusikannya dengan menggunakan protokol elektronik melalui jaringan computer

4. e-ticket : ebuah tiket dalam bentuk digital. Tiket elektronik dapat digunakan untukpenerbangan, hotel, bioskop, dan juga suatu pertunjukan.

2.4 Macam Macam Big Data
1.             Big Data Technology
Dalam hal ini teknologi dari Big Data tersebut. Hal terpenting disini adalah pemahaman perbedaan Big Data dengan Database Traditional (DWH: Data Warehouse), kelebihan dan kekurangan masing-masing. Dalam big data technology kita berbicara mengenai hardware dan software yang bisa digunakan untuk menyimpan, mengolah, dan menganalysis data. Teknik yang populer sekarang adalah penyimpanan berbasis Hadoop dan komputasi menggunakan Map Reduce (Yarn). 

2.             Big Data Science (and Analytics)

Apabila perusahaan menggunakan Big Data untuk melakukan fungsi-fungsi yang selama ini dilakukan oleh DWH (dan ETL Platform), Big Data dalam hal ini tak lebih sebagai pengganti atau pelengkap DWH itu sendiri. Big Data Science berbicara mengenai algoritma yang digunakan untuk memecahkan masalah tertentu, misalnya menentukan apakah nama Anto Febrianto adalah nama seorang laki-laki atau perempuan? Menggunakan teknik klasifikasi seperti naive bayes, hal tersebut dapat dipecahkan dengan mudah.   



3.             Big Data Cases

Misalnya one on one campaign oleh Bank ke nasabahnya melalui email, sms, dan sosial media. Bank mengirimkan promosi belanja tertentu berdasarkan profile nasabah yang terdapat di Bank digabungkan dengan data pada Twitter atau Facebook mereka. Terlihat disini Big Data Case meliputi pemilihan teknologi dan pemilihan algoritma yang sesuai. Pada Big Data Case kita bicara mengenai implementasi big data secara real dilapangan

4.             Big Data Visualization

Data mesti dapat diolah dan ditampilkan secara intuitive. Disini terdapat peran aplikasi yang bisa mengexplore Big Data agar didapatkan kesimpulan yang berguna. Beberapa teknik visualisasi yang digunakan misalnya network analysis friendship di facebook untuk melihat siapa yang paling berpengaruh dalam group.







BAB3
Hasil dan Pembahasan


 3.1 Keuntungan dan Kekurangan e-service
Kelebihan dari E-service :
·         Mempermudah penjual aau pembeli
·         Beraneka ragam produk yang tersedia
·         Banyak diskon menarik yang di tawarkan
·         Mudah dalam berbelanja
·         Bebas ongkos kirim
·         Dapat menggunakan garansi shopee
·         Bisa chat langsung dengan penujual
·         Barang yang dijual masih bisa untuk ditawar

Kekurangan dari E-service :
·         Menunggu Konfirmasi Pembayaran yang Cukup Lama
·         Tidak terdapat fasilitas COD
·         Respon keluhan dari konsumen sangat lama


3.2 Implentasi e-service pada big data
Contoh Implentasi e-service pada big data adalah  Steam , Steam adalah distributor permainan digital milik Valve dengan cara membeli via pembayaran daring dengan media unduhan. Dengan adanya Steam, diupayakan agar pembajakan game yang marak bisa ditekan. Cara kerjanya dengan mengunduh perangkat lunak Steam, dengan begitu dapat dicek dan langsung membeli permainan yang ada.
Steamguard adalah sistem proteksi permainan video. Di mana Steam memerlukan koneksi Internet dengan memasukkan identitas dan kata sandi steam lalu diverifikasi melalui surel elektronik agar dapat menikmati layanan khusus seperti cloud.
Steam workshop adalah layanan yang disediakan untuk menampung hasil karya dari komunitas. Karya tersebut dapat "digunakan" oleh Valve, atau hanya sekadar modifikasi tambahan yang gratis.











BAB4
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Big data adalah sebuah media penyimpanan yang tidak terbatas yang dapat menampung data apapun dan dapat di olah dengan cepat
e-service adalah sebuah layanan yang di berikan produsen ke konsumen lewat internet hal itu bertujuan mempermudah konsumen dalam menggunakan layanan tersebut
saran
e service dan big data adalah suatu hal yang tidak bias di pisahkan maka dari itu teknologi ini harus di implentasikan di segala bidang hal


Daftar Pustaka

Minggu, 02 Oktober 2016

SISTEM INFORMASI SENSTRALISASI,DESENTRALISASI Dan DISTRIBUSI

 

 

Description: C:\Users\PC-15\Downloads\ITI.png

 

 

 

MUHAMAD FAISAL RAMLI

1151600039





Kata pengantar 
    Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmatNYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dari pihak yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

    Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

    Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

Abstrak
pada sebuah jaringan sistem informasi sangatlah penting tulisan ini membahas macam macam sistem informasi bagaina data di kumpulkan, kelebihan dan kekurangan dari sistem informasi tersebut beserta
contoh nya 

BAB1Pendahuluan

1.1       Latar belakang
sebuah devisi pemerintahan atau perushaan harus memiliki sistem informasi yang tepat dengan begitu sebuah perushaan auatu devisi pemerintah bisa mengokodinasi pusat dan cabang dengan baik.setiap sistem informasi memiliki kelebihan dan kekurangannya masing masing 

1.2       Tujuan
1.mengetahui macam macam sistem inforamasi
2.mengetahui kelebihan dan kekurangan 

1.3       Rumusan masalah
1.mengetahui kekurangan dan kelebihan dari setiap sistem inforamasi
2.mengetaui apa itu sistem informasi











BAB2  Landasan teori

2.1       System inforamasi

Sistem Informasi (SI) adalah kombinasi dari teknologi informasi dan aktivitas orang yang menggunakan teknologi itu untuk mendukung operasi dan manajemen. Dalam arti yang sangat luas, istilah sistem informasi yang sering digunakan merujuk kepada interaksi antara orang, proses algoritmik, data, dan teknologi. Dalam pengertian ini, istilah ini digunakan untuk merujuk tidak hanya pada penggunaan organisasi teknologi informasi dan komunikasi (TIK), tetapi juga untuk cara di mana orang berinteraksi dengan teknologi ini dalam mendukung proses bisnis


A. Sistem Informasi Sentralisasi (SI Terpusat)
Sistem Informasi Sentralisasi (SI Terpusat) Merupakan sistem yang menempatkan data informasi Yang terpusat yang umunya bersifat tertutup untuk umum dan Distribusi terpusat, memiliki mainframe sebagai sumber basis data dan intranet. Karakteristik utama pendekatan terpusat adalah termasuk kontrol,efisiensi dan ekonomi misalnya sebuah sistem pengarsipan terpusat dimana catatan untuk beberapa orang dan unit yang terletak di salah satu lokasi pusat dan umumnya dibawah kendali orang staf catatan atau dalam kasus besar sistem pengarsipan terpusat.

B. Sistem Informasi Desentralisasi (SI Desentralisasi)
Sistem Informasi Desentralisasi (SI Terdistribusi) merupakan Pemrosesan dilakukan dimasing-masing pengguna yang dibagi menjadi dua yaitu peer to peer dan sistem terdistribus. Penempatan data atau informasi dan aplikasi yang digunakan untuk memperoleh informasi diletakkan secara tersebar karena desentralisasi ini merupakan kebalikan dari sentralisasi.

C. Sistem Informasi Distribusi (Client/Server)
Sistem Informasi client/server adalah Memiliki pusat data dan client sebagai pengolah data dan merupakan tipe yang menggabungkan antara sentralisasi dan desentralisasi yang mana sistem ini merupakan sistem pelayanan antara costumer.Seringkali klien dan server berkomunikasi melalui komputer jaringan pada perangkat keras yang terpisah namun kedua klien dan server dapat berada dalam sistem yang sama.







BAB3 analisis

3.1       Kelebihan dan kekurangan Sistem Informasi Sentralisasi
Keuntungannya :
1. Tanggung Jawab dengan mudah di tempatkan
2. Efektif Penggunaan peralatan,perlengkapan dan ruang
3. Semua Data terkait disimpan bersama-sama
4. Memberikan kontrol terpusat menggunakan teknologi
5. Mengurangi duplikasi dan peningkatan keamanan
7. Sentralisasi organisasi yang paling cocok di mana sumber daya dan informasi yang harus bergerak cepat, terutama dalam keadaan darurat. Duplikasi fungsi dan fasilitas yang diminimalkan yang pada gilirannya mengurangi biaya.
Kekurangannya :
1. Dapat Mengakibatkan Peningkatan sistem pengarsipan pribadi
2. Membutuhkan waktu extra
3. Pengembangan sistem dan arus informasi yang cepat
4. Biaya Pengembangan yang rendah
5. Keberhasilan organisasi tergantung pada kompetensi eksekutif yang mungkin cukup berisiko.
Contoh: sebuah cabang perusahaan yang mengirim data perushaan tersebut ke pusat

3.2       Kelebihan dan kekurangan Sistem Informasi Distribusi
Keuntungannya :
1. Desentralisasi mengurangi beban kerja eksekutif, Hal ini meningkatkan kepuasan kerja dan moral dari manajer tingkat yang lebih rendah dengan memenuhi kebutuhan mereka untuk kemerdekaan, partisipasi dan status.
2. Pengambilan keputusan lebih cepat, Ini memfasilitasi pertumbuhan dan diversifikasi. Karena setiap divisi produk diberikan otonomi yang cukup untuk inovasi dan kreativitas. Ini memberi kesempatan kepada bawahan untuk mengambil keputusan sendiri. Mereka mengembangkan keterampilan manajerial yang akan berguna bagi organisasi dalam jangka panjang.Desentralisasi memerlukan rentang yang lebih luas dari kontrol dan tingkat lebih sedikit dari organisasi. Ini mempercepat komunikasi.
3. Desentralisasi meningkatkan biaya administrasi dan setiap divisi atau departemen harus memadai dari segi fasilitas fisik dan personil terlatih. Karena setiap departemen atau divisi menikmati otonomi substansial mungkin menyebabkan masalah koordinasi. Mungkin ada kurangnya keseragaman dan prosedur konsisten sebagai departemen masing-masing mungkin memiliki kewenangan untuk merumuskan kebijakan dan prosedur sendiri.
4. Tidak memerlukan “extra” ruang yang diperlukan untuk file terpusat.
Kekurangannya :
1. Desentralisasi meningkatkan biaya administrasi dan setiap divisi atau departemen harus memadai dari segi fasilitas fisik dan personil terlatih. Karena setiap departemen atau divisi menikmati otonomi substansial mungkin menyebabkan masalah koordinasi.
2. Kurangnya keseragaman dan prosedur konsisten sebagai departemen masing-masing mungkin memiliki kewenangan untuk merumuskan kebijakan dan prosedur sendiri.
4. Kurangnya Penganalisisan serta pengontrolan informasi
5. Kurangnya keseragaman atau konsistensi.
Contoh: sebuah penambang yang memberikan hasil tambang nya ke pengepul lalu pengepul menyualnya di pasar
3.3       Kelebihan dan kekurangan system informasi Desentralisasi 
Keuntungannya :
1. Server dapat memainkan peran yang berbeda untuk klien yang berbeda
2. Sebagai informasi baru diupload dalam database, setiap workstation tidak perlu memiliki kapasitas penyimpanan meningkat sendiri (yang mungkin terjadi dalam peer-to-peer sistem). Semua perubahan yang dibuat hanya dalam komputer pusat yang ada database server.
3. Keamanan: Aturan mendefinisikan hak keamanan dan akses dapat didefinisikan pada saat set-up server.
4. Tingginya tingkat kesempatan untuk penyesuaian daya dan sistem yang cocok bagi kebutuhan informasi




Kekurangannya :
1. Kemacetan di Jaringan: Terlalu banyak permintaan dari klien dapat mengakibatkan kemacetan, yang jarang terjadi dalam jaringan P2P. Overload dapat menyebabkan melanggar-down server. Dalam peer-to-peer, total bandwidth jaringan meningkat karena jumlah kenaikan rekan-rekan.
2. Biaya: Hal ini sangat mahal untuk menginstal dan mengelola jenis komputasi.
3. Anda perlu profesional TI orang untuk menjaga server dan rincian teknis lainnya dari jaringan.
Contoh:warnet




Bab4 kesempulan dan saran
Sebuah infrastuktur jaringan harus memiliki system informasi yang teoat guna untuk memaksimalkan kinerja infrastruktur resebut maka dari itu seseorang harus memilih system inforamasi yang tepat dengan mempertimbangkan kekurangan dan kelebihan masing masing dari system inforamsi tersebut

Daffar pusaka

https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi

Rabu, 28 September 2016

Jenis Komputer Menurut Bidang Masalah
komputer bisa di bedakan dari banyak hal mulai dari data yang di olah, kemampuan mengolah data,penyelesaian masalah sampai ukuran 
tapi yang di bahas di sini adalah yang penyelesaian masalah
komputer bisa di bedakan melalui penyelesaian masalah yaitu:
  1. General Purpose Computer; digunakan untuk menangani seluruh jenis masalah baik masalah bisnis maupun yang lainnya. Komputer jenis ini biasanya cocok untuk komputer pribadi (PC).
  2. Special Purpose Computer; adalah komputer yang digunakan untuk menangani satu jenis masalah khusus. Komputer jenis ini biasanya telah diisikan suatu program kkomputer khusus, yang biasanya digunakan sebagai pengontrol proses-proses tertentu pada mesin pabrik, kepentingan militer atau pemeriksaan kesehatan. Dengan demikian bila ditinjau dari segi data yang diolah maka komputer jenis ini biasanya menggunakan koputer yang memiliki kemampuan hybrid.


jenis komputer bedasarkan ukuran fisik

1. Palmtop merupakan jenis komputer yang dapat digenggam karena ukurannya yang relatif kecil . komputer ini sering disebut Handheld computer . komputer  ini menggunakan baterai sebagai sumber dayanya . karena ukurannya yang relatif sangat kecil menjadikan layar dan keyboardnya pun men jadi kecil sehingga sedikit menyulitkan pemakainya.

2. Subnotebook adalah komputer yang ukurannya ada diantara Palmtop dan Notebook . Ukuran Subnotebook sedikit lebih kecil dari Notebook karena ada beberapa perangkat yang tidak dipasang yang biasanya Disk Drive . Mungkin dengan penjelasan seperti diatas, kita lebih mengidentikkan dengan Netbook , Ultrabooks.
3. Notebook merupakan komputer yang ukurannya kira-kira hanya sebesar buku kuarto dengan berat sekitar 4 sampai 6 Kg . Notebook lebih familiar dengan sebutan Laptop atau komputer lipat karena memang didesain untuk dilipat . walaupun komputer ini merupakan versi simple dari komputer desktop dan PC , namun dalam sisi kinerjanya tidak kalah gesit , karena rata-rata notebook sekarang memiliki prosesor Dual Core bahkan lebih . namun dengan desain seperti ini pun membuat notebook ini tidak tahan banting.

4. Portable yaitu jenis komputer yang dapat dibawa kemana-mana bahkan sering disebut komputer lapangan karena dulu sering digunakan untuk pemakaian dilapangan , misalnya oleh insinyur atau peneliti . komputer ini kurang terkenal karena sebagian orang mengatakan merepotkan , berat dan relatif besar .  juga karena komputer ini komputer desktop yang bagian-bagiannya dapat dirangkai menjadi satu kotak saja , alhasil beratnya pun hampir sama dengan CPU sebuah personal komputer . Untuk jaman sekarang ,peran komputer portable telah tergantikan dengan Notebook atau Laptop karena lebih sesuai dengan kata portable.
Desktop , merupakan komputer yang paling banyak dipakai dalam versi komputer meja karena komputer ini harganya cukup murah , mudah dalam penggunaannya , juga dapat dikembangkan melalui perangkat periferal dan penggantian hardware dan software dengan yang lebih mengikuti perkembangan jaman . 

5. Tower merupakan jenis komputer yang dalam ukurannya relatif merepotkan karena ukurannya relatif besar . komputer ini biasanya diletakkan disaming atau dibawah meja karena ukurannya yang bongsor . Namun kebongsorannya bukan tanpa alasan karena komputer jenis ini memiliki Expansion Slot (tempat untuk memasang card/perangkat tambahan), sehingga bisa dikembangkan bahkan melebihi jenis Desktop.

jenis komputer bedasarkan data yang di olah

1.  Analog Computer adalah komputer yang bekerja secara paralel (analog) untuk mengolah data yang sifatnya berkelanjutan (kontinyu), datanya berupa besaran fisik dan angka-angka (kuantitatif) seperti temparatur, tekanan udara, kecepatan angin, arus listrik, gelombang suara, dll. Output komputer analog biasanya berupa pengaturan atau pengendalian (control) sebuah mesin. Komputer ini banyak digunakan pada pengendalian industri kimia, pembangkit listrik, penyulingan minyak, atau rumah sakit untuk memantau denyut jantung.

2. Digital Computer adalah komputer yang bekerja berdasarkan operasi hitung. Variabel dalam komputer ini dinyatakan dengan angka-angka. Penyelesaian masalah dilakukan dengan proses aritmatik dan logik (kuantitatif). Data dari digital komputer biasanya berupa simbol yang memiliki arti tertentu, misalnya: simbol aphabetis yang digambarkan dengan huruf A s/d Z ataupun a s/d z, simbol numerik yang digambarkan dengan angka 0 s/d 9 ataupun simbol-simbol khusus, seperti halnya: ? / + * & !. Jenis komputer ini biasa digunakan untuk aplikasi bisnis dan teknik. 

3. Hybrid Computer  adalah komputer yang bekerja secara kualitatif dan kuantitatif. Komputer ini merupakan gabungan antara komputer analog dan komputer digital. Komputer hybrid merupakan computer yang bekerja secara kualitatif dan kuantitatif karena merupakan kombinasi antara komputer analog dan komputer digita
sumber: https://radmarssy.wordpress.com/2007/02/07/jenis-jenis-komputer/
              http://revlong.blogspot.co.id/2012/11/definisi-komputer-hybrid.html
https://ekanurdianaa.wordpress.com/2013/06/09/jenis-komputer-berdasarkan-data-yang-diolah/